Minggu, 22/12/2013 - 18:33:45 WIB
 |
| Tersangka pelaku pembunuhan pamswakarsa PT MAN |
BERITA RIAU (ROKAN HULU),situsriau.com.Pasca Mahato Sakti Berdara
antara ratusan masyarakat Desa Mahato Sakti dengan Pam Swakarsa PT MAN,
Ahad, (22/12), Polres Rohul telah menetapkan 28 orang tersangka. Delapan
tersangka menyebkan tewasnya satu orang Pam Swakarsa dan pengrusakan
serta pembakaran Barak, kendaraan roda dua dan kenderaan bermotor, kini
telah meringkuk di sel Mapoles Rohul
Kapolres Rokan Hulu AKBP H
Onny Trimurti Nugroho SE SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP S
Tanjung, (22/12), terkait kasus bentrok fisik Warga Mahato Sakti dengan
Pam Swakarsa PT MAN, tersangka telah ditahan, satu orang di antaranya
Kepala Desa Mahato Sakti berinisial MA, tujuh orang di antaranya warga
Desa Mahato Sakti berinisial SU, TR, SO, ST, SW, SS, SD.
Pengembangan
kasus, dilakukan penyidik Polres Rohul, menurutnya, berdasarkan
keterangan sejumlah saksi dan para tersangka kini diamankan di Mapolres
Rohul, masih ada sekitar 20 lagi tersangka baru telah di identifikasi.
Namun puluhan tersangka tersebut tidak berada ditempat.
"Kita
masih melakukan pengejaran terhadap 20 orang lebih tersangka baru dalam
kasus bentrok fisik di Mahato Sakti.Karena dari pengakuan 8 tersangka
itu, mereka tidak ingin sendiri saja ditahan, harus ikut tersangka
lainnya," Kata S. Tanjung.
Terjadinya bentrok fisik antara
masyarakat Desa Mahato Sakti dengan Pam Swakarsa PT MAN, diduga
diprovokasi tersangka MA sesuai dengan keterangan dari para saksi,
berharap 20 orang tersangka lainnya kini kabur agar bertanggungjawab
atas perbuataannya dengan menyerahkan diri kepihak kepolisian.
"Kita
sudah ingatkan perusahaan kepada seluruh karyawannya, agar kasus ini
diserahkan kepada pihak hukum, memang dalam kasus ini, jadi korban
adalah karyawan (Pam swakarsa PT MAN)," jelasnya.
Tanjung mengaku
telah berkoordinasi dengan Kapolres Rohul, paska penangkanpan Kades
Mahato Sakti, melakukan pembinaan terhadap masyarakat Mahato Sakti,
bersama Kapolsek, Camat dan Danramel Tambusai Utara, agar tidak
menimbulkan keresahaan ditengah masyarakat.
"Kita tetap proses
secara hukum dan mengejar tersangka lainnya.paska penangkapan Kades
Mahato Sakti, kita lakukan upaya preventif kepada masyarakat.Penyidik
berharap puluhan tersangka lainnya yang kabur, agar menyerahkan diri,
karena identitas sudah teridenfikasi," tuturnya.
Tambah Kasat
Reskrim untuk bantuan pengamanan dan terciptanya situasi aman dan
kondusif antara kedua belah pihak di Desa Mahato Sakti, saat ini 1
pleton Anggota Brimob Polda Riau standby di Polsek Tambusai Utara.
Ditanya
sampai kapan Anggota Brimob Polda Riau bertahan di apolsek Tambusai
Utara, ia menjelaskan, saat ini standby untuk back-up pengamanan di
Polsek Tambusai Utara. "Pengamanan dari Anggota Brimob Polda Ria dilihat
dari kebutuhan, tidak bisa ditentukan sampai kapan mereka Pam di
Mapolsek. Perannya memback-up keamananan kedua belah pihak, agar tidak
ada terjadi lagi kasus yang sama," jelsnya
Roda Pemerintahan Desa Tetap JalanKepala
Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPBD) Rohul Drs
Budhia Kasino yang dikonfirmasi mengaku, belum mendapatkan informasi
penahanan Kades Mahato Sakti berinisial MA, diduga terlibat dalam kasus
bentrok fisik antara masyarakat Mahato Sakti dengan Pam Swakarsa PT MAN.
"Kita
tidak menghambat proses hukum, namun untuk penahanan seorang Kades,
seharusnya ada peberitahuan pihak kepolisiain kepada Pemkab Rohul,
sehingga pemerintah daerah bisa bersikap.Selama ini komunikasi kita
bagus dengan Polres Rohul, tapi saya beum tau, apakah Kapolres sudah
koordinasi dengan Pak Bupati, saya belum dapatkan informasi," tutur
Budi.
Meski Kades telah ditahan, Budia Kasino mengaku roda
pemerintahan desa Mahato Sakti tetap berjalan sebagaimana
biasanya.Karena belum mempunyai keputusan hukum tetap, maka untuk
sementara tidak ada penunjukan Plt Kades. Untuk tetap jalannya roda
pemerintahan Desa Mahato Sakti, nanti akan dilaksanakan Sekdes, berharap
pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu, tetap berjalan seperti
biasa, paska ditahannya Kades Mahato Sakti.
DPRD Rohul Minta Pemda Bijak dan TegasTerkait
bentrok berdarah di Desa Mahato Sakti, Annggota DPRD Rohul dari Partai
PPP Drs. Sudirman meminta Pemda Rohul bijak dan tegas, terkait peristiwa
itu, supaya tidak terjadi peristiwa serupa, apalagi
perusahaan-perusahan tidak memiliki izin itu harus ditindak tegas.
"Ini
kita heran, jika masyarakat mencari kayu untuk sesuap nasi, malah
ditangkapi, kalau perusahaan membuka lahan-lahan ber hektar-hektar tanpa
izin dibiarkan begitu saja," kata Sudirman.
Jadi ketidakajelasan
pengeoperasian perusahaan di Rohul akan memicu konflik berkelanjutan,
Kata Sudirman, semua elemen terkait harus secepat melakukan tindakan
termasuk intansi terkait, supaya tidak ada lagi korban-korban berikutnya
apalagi sempat menghilangkan nyawa masyarakat.
Terang
Sudirman, untuk korban baik itu meninggal dunia dan luka serius, pihak
perusahaan harus bertanggung jawab, khususnya anak dan istri dari korban
meninggal dunia harus ada jaminan dari perusahaan, begitu juga dengan
korban luka serius, perusahaan harus memenuhi semua biaya perobatannya.
"Perusahaan
jangan lepas tangan terkait kejadian ini, perusahan harus bertangung
jawab, jika ada kesepakatan atau MoU tanah masyarakat harus dikonversi,
maka Pemda Rohul harus secepatnya memfasilitasi itu, begitu dengan pihak
perusahaan harus melaksanakan kesepakatan tersebut," tegas Sudirman.
(pal)
Sumber:
situsriau.com