Kamis, 20 Maret 2014, 16:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah memberikan sinyal menyerah untuk menuntaskan konflik Suku Anak Dalam (SAD) di Jambi terkait dengan dugaan kepentingan sektor perkebunan kelapa sawit dalam perekonomian di Tanah Air.
Hal itu mencuat dalam pertemuan yang dilakukan tujuh perwakilan maupun warga SAD sendiri di kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 09.45-13.00 WIB, Jakarta Pusat. Perwakilan itu adalah Serikat Tani Nasional (STN), Partai Rakyat Demokratik (PRD), dan warga SAD.
Pemerintah Menyerah Tangani Konflik Suku Anak Dalam?
Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah memberikan sinyal menyerah untuk menuntaskan konflik Suku Anak Dalam (SAD) di Jambi terkait dengan dugaan kepentingan sektor perkebunan kelapa sawit dalam perekonomian di Tanah Air.
Hal itu mencuat dalam pertemuan yang dilakukan tujuh perwakilan maupun warga SAD sendiri di kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 09.45-13.00 WIB, Jakarta Pusat. Perwakilan itu adalah Serikat Tani Nasional (STN), Partai Rakyat Demokratik (PRD), dan warga SAD.
