Lakukanlah sesuatu itu karena itu memang baik untuk dilakukan, bukan karena apa yang akan kamu dapatkan.
Tampilkan postingan dengan label PT Nusa Wana Raya (NWR).. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PT Nusa Wana Raya (NWR).. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 April 2014

PT.NWR Membandel, Panggilan Hearing DPRD Tidak Digubris

In Klipping Apr 14, 2014
J.Situmorang korban eksekusi Haram PT.NWR Histeris menangis menyaksikan kebun sawitnya dibeko disaksikan puluhan aparat Kepolisian dan Brimob.
J.Situmorang korban eksekusi Haram PT.NWR Histeris menangis menyaksikan
kebun sawitnya dibeko disaksikan puluhan aparat Kepolisian dan Brimob.


Pelalawan- Kpkpos  Komisi A DPRD Kabupaten Pelalawan belum lama ini, gagal hearing dengan menejemen PT. Nusa Wana Raya (NWR) Desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Riau.
Panggilan hearing Komisi A DPRD Pelalawan tidak digubris. Padahal tujuan hearing yang digelar Komisi A DPRD Pelalawan 7 April 2014 untuk mendapat keterangan dari para pihak yang bersengketa, terkait eksekusi rumah warga, Rumah Ibadah serta Sekolah SD 04 dan penggeledoran ribuan hektar kebun kelapa sawit milik masyarakat Desa Segati.

"PT NWR Merampas Tanah Kami"

in Klipping
Warga Dusun Sei Lagan, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan, melakukan aksi demo untuk mempertahankan tanahnya.
 
MENA Boru Karo menatap nanar hamparan kebun sawit miliknya. Di sini, di Dusun Sei Lagan, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan, sekitar tiga tahun lalu, uang hasil menjual rumahnya di Jakarta, ‘ditanamkan’ untuk menopang hidupnya di hari tua.
TAPI harapan itu sepertinya tak akan terwujud, Mena Boru Karo sendiri mengaku pesimis, karena PT Nusa Wana Raya (NWR) mengklaim mengantongi izin dari Menteri Kehutanan (Menhut), tengah menumbangi sawit di lahan seluas 2.100 hektar milik ratusan warga lainnya.
Di atas lahan itulah Mena Boru Karo dan tiga saudaranya, memiliki lahan sawit seluas lebih kurang 100 hektar. Saat ini, katanya kepada Harian Vokal pekan lalu, ratusan batang sawit baru saja ‘belajar’ berbuah.
“Kami bersaudara membeli dan bertanam sawit di sana tahun 2010. Saya membeli tanah dari uang menjual rumah di Jakarta. Tapi tanah kami nampaknya akan hilang begitu saja karena dirampas oleh perusahaan,” kata Bena, sambil menyeka air matanya.

Warga Adukan PT NWR, DPRD Pelalawan Keluarkan 2 Rekomendasi Penyelesaian Lahan

in Klipping

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Puluhan masyarakat kecamatan Langgam dari desa Gondai, Mamahan Jaya, Suka Ramai, dan Padang Luas, mendatangi DPRD Pelalawan, untuk mengadukan lahan mereka telah di rambah PT Nusa Wahana Raya (NWR), Senin (10/3/14).
Dalam pertemuan itu dipimpin Markarius Anwar wakil Ketua Komisi A DPRD Pelalawan dengan didampingi empat anggota DPRD lainnya, antara warga dengan pihak PT NWR yang langsung dihadiri oleh Direktur PT NWR Muller Tampubolon SE MM, Camat Langgam Faizal, Kades Segati Syofian serta dari Dinas Kehutanan, serta Pemkab Pelalawan.
Perdebatan alot terjadi saat perwakilan masyarakat dan ninik mamak menyampaikan pengaduan mereka pada wakil rakyat. Setelah lahan mereka mulai di rambah oleh PT NWR yang berbatasan dengan Sei Langan I dan Sei Langan II. Ketika dilakukan relokasi kawasan konsesi PT NWR tersebut.

Minggu, 23 Maret 2014

Sengketa Lahan di Pelalawan, Masyarakat Diminta Lapor ke Polisi

Kamis, 20 Februari 2014
Jurnas.com | SENGKETA lahan di Dusun Sei Lagan, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, masih menjadi persoalan yang belum selesai hingga kini. Sejumlah warga merasa dirugikan, karena telah mengeluarkan uang ratusan juta rupiah untuk memiliki lahan dan membuka perkebunan, namun ternyata lahan tersebut diklaim sebagai areal konsesi PT Nusa Wana Raya (NWR).

Menyikapi persoalan tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Riau menghimbau, masyarakat yang merasa dirugikan karena membeli lahan di areal konsesi PT NWR tersebut, segera melapor kepada Kepolisian Resort (Polres) Pelalawan. Kepolisian siap membantu bagi masyarakat yang dirugikan.

tanah untuk keadilan

tanah untuk keadilan

Visitor

Flag Counter

Bertuah

Blogger Bertuah